Pesan Singkat Dari Si Kucing Hutan/Macan Akar/leopard dll sebutannya...
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Selamat Apgi Menjelang Siang semua...
semoga sobat semua dalam keadaan sehat dan mendapat Rahmat serta kasih sayang dari sang Pencipta
oke tak perlu panjang-panjang yee sambi-sambinya. Langsung saja kita ke topik pembahasan, kali ini saya akan menulis artikel tentang "Kucing Hutan"
Walaupun namanya Kucing Hutan tetapi satwa liar ini tidak selalu berada di dalam kawasan hutan, saya pernah berjumpa dengan keluarga kucing hutan di lahan masyarakat, bersarang/berlindung di bawah batu-batu besar, ketangkasan Kucing Hutan memanjat pohon dan penampakan Kucing Hutan di antara akar pohon membuat Kucing Hutan dinamakan juga "Macan Akar".
Deskripsi Kucing Hutan/Macan Akar (Felis bengalensis): berukuran sama seperti kucing rumahan, Bulu tubuhnya halus dan pendek Warnanya khas, yaitu kuning kecoklatan dengan belang-belang hitam di bagian kepala sampai tengkuk Selebihnya bertotol-totol hitam Pola warna ini sama sekali tidak terdapat pada kucing-kucing liar lainnya. Bagian bawah perut putih dengan totol-totol coklat tua. Ekornya panjang, lebih dari setengah panjang badannya. Kucing hutan selalu tampak berkeliaran, sendirian atau berpasangan jantan dan betina.
Walaupun namanya Kucing Hutan tetapi satwa liar ini tidak selalu berada di dalam kawasan hutan, saya pernah berjumpa dengan keluarga kucing hutan di lahan masyarakat, bersarang/berlindung di bawah batu-batu besar, ketangkasan Kucing Hutan memanjat pohon dan penampakan Kucing Hutan di antara akar pohon membuat Kucing Hutan dinamakan juga "Macan Akar".
Deskripsi Kucing Hutan/Macan Akar (Felis bengalensis): berukuran sama seperti kucing rumahan, Bulu tubuhnya halus dan pendek Warnanya khas, yaitu kuning kecoklatan dengan belang-belang hitam di bagian kepala sampai tengkuk Selebihnya bertotol-totol hitam Pola warna ini sama sekali tidak terdapat pada kucing-kucing liar lainnya. Bagian bawah perut putih dengan totol-totol coklat tua. Ekornya panjang, lebih dari setengah panjang badannya. Kucing hutan selalu tampak berkeliaran, sendirian atau berpasangan jantan dan betina.
Kucing Hutan (Felis bengalensis) termasuk satwa liar mamalia yang dilindungi
undang-undang, sebagaimana tertuang dalam Lampiran PP No. 7 Tahun 1999,
dan ada kententuan dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 bahwa:
- Barangsiapa dengan Sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup; (Pasal 21 ayat (2) huruf a), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));
- Barang Siapa Dengan Sengaja menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati (Pasal 21 ayat (2) huruf b), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));
- Dengan Sengaja memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia; (Pasal 21 ayat (2) huruf d), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2)
Langsung saja kita ke topik pembahasan, kali ini saya akan menulis artikel tentang "Kucing Hutan"
Jagalah selalu hutan beserta satwanya agar dapat di nikmati oleh anak cucu-kita (generasi mendatang).
agar bumi kita ini tetap sejuk dan damai. Agar tiada lagi murka yang kita dapat dari Nya, karena dari sanalah tempat terjadinya suatu "Sebab-Akibat" dari yang kita terima selama ini....
Baru saja tadi pagi selepas sholat Subuh pada saat hendak buka lapak alias warung celemek wkwkwkwk lapak nempel lahan warisan leluhur
Haduh gafok jd nya nih oke balik lg jadi kira2 sekitar pukul 06.15 lebih meleset kurang di tambah ya sekitar jam segitulah ya gak liat jam soalnya ane buka warung ehh kaget naudzubillah ada paha ayam mie ehh pas dilihat paha 🐈 hadeeh kasian darah berlumuran dari hidung leher seperti ada bekas goresan aspal dan darah kering menempel di dinding kayu yg lagu nya mirip2 wkt jaman ane kecil dlu cicak cicak di dinding ehh lah ngapa jd inget lagu anuan wkckakawk huftt
Oleh karena itu ane berinisiatif ambil gayung ehh karung tak ada kantong plastik (kresek bahasa gaulnya y) buru2 z dah ane masukin tuh kucing aseli dah ane kga tega liatnya smpe2 lupa buat foto pke hp khusus selfie lah luupa hp jadul kok buat Selfi mksd ane buat pajang di ni blog.
Singkat kata setelah semua aktivitas gawe ane di warung sing Kong bisa ubi bisa isang isang ehh ada cupang wkwkwkwk ikan loh y jgn yg Laen... Jones harap maklum.. balik ke opik order cerita fiktif takut ada yg kejepit si otak penipu wkwkwkwk udah ahh gafok Lg nih admin jd setelah selesai ane bawa tuh mayat kucing ke TPS bekas bakaran semalem para astronot darat ane Pendem dah bareng ma sampah2 disekitarnya sambil berharap nti mlm yg bakar sampah disitu kapok dan juga si penabrak lebih sadar Lg akan cinta Rasul dan sesama makhluk Allah SWT amiienn
Semoga diberi hidayah ya
So, Please Stop Perburuan dan Ilegal Logging...
hargai lah Hutan & Satwa yang ada di dalamnya agar kita bisa hidup dalam damai antara manusia dan lingkungan serta hewan-hewan yang ada...
Save me then will you see my beauty for hundreds of years
Akhir kata saya ucapkan mohon maaf jika ada kesalahan..
Tak pernah lekang dan hilang semua perkataan mu wahai guruku
Hanya satu yg membekas di hatiku
Mari kita beringet-ingetan
Sampai ketemu lagi di artikel cilik layaknya layang kertas yg kurus dan terbang
Salah dan khilaf adalah kerjaan manusia
Tapi kesempurnaan hanya lah milik Allah SWT
Wassalamu'alaikum wr. Wb
#SPSDJ
#SFB BERSATU
#JakManiabarat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar